Ok
assalamualaikum guys!!
Disini saya mau sharing kepada teman sekalian, tapi ngk seru kalau kita blum kenalan..
Perkenalkan
nama saya Raudatul Fitri, biasa dipanggil Un, umur skrang mau masuk 20 tahun, ngk kerasa padahal baru kemaren lahirnya,, hehe
Sebelumnya un minta maaf atas blog ini, yang banyak kekurangan, but
yang penting isinya bermanfaat dan seru. Iya ngk?!!
oh
ya un tinggalnya di jorong Aua, nagari Barulak, kec. Tanjuang Baru, kab. Tanah
Datar. Teman pada tau ngk tempat nya?! Aduuhh!! Kalau ngk tau kebangetaann
dahh, hehe tapi un sangat bangga tinggal disana, and sahabat tenang aja nanti
bakalan un kasih tau deh semuanya, tunggu di segmen selanjutnya..
dan
sekarang un kuliah di Politeknik Negeri Padang “eew gini-gini PNP punya lhoo”
hehe un ambil jurusan Administrasi Niaga spesifiknya Administrasi Bisnis dan
alhamdulillah sekarang udah semester 4, dulunya sih un kurang tau dengan
jurusan iitu, but now un sangat bangga berada di program studi ini karna ini
kesukaan un bangetttt kalau dibandingin sama jurusan lain, hehe
dan
disini juga un mendapatkan mata kuliah kewirausahaan, dan dosen un juga nyuruh
buat tugas itu di blog ini, awalnya semua pada histeria, kenapa buat tugas
harus di blog sihh?!! Bikin ribet aja,, but un biasa-biasa aja tuh karna un tau
diri, agak kurang sosmed- sosmed ginian, jadi un ambil positifnya aja semoga,
bisalah menambah wawasan dan ilmu disini. I say thanks to Mis
Yudhitia karna udah ngasih challange pada kita. selain belajar aksis kita juga bisa menjadi famous disni dan juga mendapatkan ilmu yang
banyak dan pengalaman-pengalaman seru dan bisa juga dijadikan
awal untuk bisa berbisnis disini.
ok
panjang kali lebar kali yaak un introduce, naah bagi yang ingin komentar jika
mau dan ingin like jika senang juga yang ingin share jika mendapat hidayah atas
tulissan ini hehe, silahkan selama itu dalam hal wajar dan respon dengan
senang hati....
baiklah,
akhir kata, sekali lagi un minta maaf
atas kekurangannya dan harap dimaklumi yaaahh.
Wassallamualaikum
guys!!!
tanpa basa-basi lagi langsung aja kita masuk ke topik utama:
Eksplorasi daerah jorong AUA nagari Barulak Kec. Tanjuang Baru
kab. Tanah Datar
Baiklah
sebelum un kasih tau tentang daerah istimewa un, un akan memperkenalkan kepada
sahabat-sahabat sekalian tentang kabupaten un yaitu, “Tanah Datar” :
·
Lambang Daerah Tanah Datar

Balai Adat, melambangkan tempat mufakat, tempat melahirkan
filsafah alam pikiran khas masyarakat Tanah Datar yang terkenal dengan
sistem Demokrasi menurut ALUR DAN PATUT sebagai Lambang Konsekuen
melaksanakan Demokrasi.
Atap Balai Adat yang Melingkung Bagai Tanduk
Kerbau dan Meruncing/Menjulang ke Atas, merupakan gaya seni bangunan khas
Tanah Datar yang melambangkan sifat masyarakatnya yang dinamis,
bekerja/berbuat dan bercita-cita luhur untuk kebahagiaan bersama.
Masjid Bertingkat yang Bergobah Bergonjong Lurus
ke Atas, melambangkan agama mayoritas masyarakat Tanah Datar dalam bentuk
spiritual yang suci berbudi luhur.
Lima Gonjong Balai Adat dan Sebuah Puncak Masjid
yang Menjulang Tinggi ke angkasa, melambangkan keseluruhan sejarah Tanah
Datar dari zaman ke zaman yang bersemboyankan "Adat Bersandi Syarak,
Syarak Bersendi Kitabullah".
Padi dan Kapas, melambangkan cita-cita masyarakat
menuju kehidupan adil makmur yang diridhai Tuhan.
Keris Pusaka, melambangkan kesatuan tekad jiwa
patriot masyarakat Tanah Datar yang mencintai kerukunan/kedamaian dan
senantiasa memelihara harga dirinya.
Kabupaten Tanah Datar
merupakan salah satu kabupaten yang berada dalam Provinsi Sumatera
Barat, Indonesia,
dengan ibu kota Batusangkar 0°27′12″LU 100°35′38″BT. Kabupaten
ini merupakan kabupaten terkecil kedua untuk luas wilayahnya di Sumatera Barat,
yaitu 133.600 Ha (1.336 km2). Jumlah penduduk di kabupaten ini berdasarkan
sensus pada tahun 2006 adalah 345.383 jiwa yang mendiami 14 kecamatan, 75
nagari, dan 395 jorong. Kabupaten Tanah Datar
merupakan daerah agraris,
lebih 70% penduduknya bekerja pada sektor pertanian,
baik pertanian tanaman pangan, perkebunan, perikanan,
maupun peternakan.
Kabupaten
Tanah Datar merupakan Tujuh Kabupaten Terbaik di Indonesia dari 400 kabupaten
yang ada. Penghargaan ini diberikan pada tahun 2003 oleh Lembaga International
Partnership dan Kedutaan Inggris. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menobatkan
Kabupaten Tanah Datar sebagai satu dari empat daerah paling berprestasi dan
berhasil melaksanakan otonomi daerah[2].
Luhak
Nan Tuo, nama lain dari Kabupaten Tanah Datar, saat ini di Kabupaten Tanah
Datar masih banyak terdapat peninggalan sejarah seperti prasasti atau
batu bersurat terutama peninggalan zaman Adityawarman.
Aneka kuliner Tanah Datar Batusangkar
· Kabupaten Tanah
Datar dengan ibukotanya Batusangkar merupakan salah satu
dari 19 Kab/Kota di Provinsi Sumatera Barat. Selain memiliki objek wisata, Kabupaten
Tanah Datar juga memiliki wisata kuliner yang enak untuk menggoyang
lidah. Penasaran dengan Wisata Kuliner yang ada di Kabupaten ini??
Marilah beramai-ramai kita liat hidangan nya....

1. Pangek Ikan
Lapuak.

Makanan
khas Kab.Tanah Datar yang menjadi icon Kecamatan Tanjung Baru, bahan dasarnya
dari ikan tawar dicampur dengan rempah-rempah, dimasak dalam periuk tanah (
belango ) selam satu hari satu malam. Rasanya sangat enak dan tulang ikannya
sangat empuk.
Nah ini dia
makanan khas dari nagari saya “Barulak” yaitu “Pangek Lapuak” letaknya di
Barulak dengan nama daerah kecilnya “Patai” wah disana pengunjungnya rame kali
guys, soalnya letaknya strategis ditepi jalan raya Barulak-Batusangkar bukanya
dari jam 11 pagi sampai jam 6 sore, disana tuh emang dinantikan semua orang,
makanya kalau ingin beli cepat datang ya nanti kalau telat takutnya ikan pangek
lapuak nya habis, jadi ngk kedapatan dehhh,, uuu kasihaaaan tapi jangan
khawatir besok aja datang lagi dia buka setiap hari kok, jadi lebih banyak deh
ksempatan untuk datang kesana menikmati ikan pangek lapuak dan berbagai aneka
makanan lainnya.
Nah ini yang sering ditanyakan
orang-orang, kenapa rumah makan ikan pangek lapuak selalu dinantikan dan rame
dikunjungi???!! Haaaa apa ayoo??
Katanya waktu
pertama kali rumah makan itu didirikan pernah Bapak Soekarno kesana alias
Presiden no 1 kita. Haaaa kaget kan, sama ay juga!! Hehe itu sih kata
orang-orang disana.
Sekarang saya mau
berbagi nih cara memasak ikan pangek lapuak ala Nagari Barulak;
Masakan ini mempunyai citra rasa yang sangat khas,
berbeda dengan pangek / gulai ikan daerah lain nya di ranah minang. Pangek
Lapuak ini di lengkapi denga daun kasambi, dan daun asam inilah yang membuat
citra rasa nya spesial. disamping keunikanya yaitu tulang ikan nya lapuk
(rapuh) seperti tulang ikan kaleng / sarden.
Cara memasak pagek lapuak juga berbeda dengan gulai /
pangek ikan lainya. disini ikan disusun rapi dalam belanga (periuk Tanah) dan
dialas dengan daun asam kasambi, tiap tingkatan lapisan ikan di batasi oleh
daun kasambi, lalu di siram dengan santan berbumbu, (bumbu dasar seperti gulai
ikan umumnya) lalu di tutup dan di masak dengan api sedang, kuah atau pangek
ini tidak boleh di aduk / di kacau. setelah mendidih pangek tetap di dalam
perapian bara kayu.....
setelah kuahnya mulai mengering / sedikit, siap untuk di sajikan..
hmmmm...uueennaakkk...!!!!
Ayo datangi rame-rame rumah makan ikan pangek lapuak
nagari Barulak ya guys, dijamin ketagihan dan mau coba lagi dehhhh..
Nanti kalau pergi ke kampung un, un ajak tuh kesana,
pasti mau tinggal ditempat un deh untuk bisa menikmati enaknya pengek ikan
lapuak barulak. hehe
2. Lamang Tapai

Lamang
adalah makanan khas Kab.Tanah Datar yang terbuat dari ketan putih yang dimasak
dalam wadah sebuah tabung bambu , lamang biasanya disajikan dengan Tapai yang
terbuat dari ketan hitam.
3. Randang Baluik

Randang
Baluik ( rendang belut ) adalah makanan yang terbuat dari belut yang telah
dicampur-rempah, yang pembuatannnya sama dengan rendang daging. Randang Baluik
hanya ada di Kecamatan Sungai Tarab, Tanajung Emas, dan Lima Kaum.
4. Daun Kawa

Minuman
spesifik nenek moyang Minangkabau yang bermukim didaerah pegunungan. Dibuat
dari daun kopi yang dikeringkan, lalu direbus.Disamping rasanya enak juga
berkhasiat untuk menghangatkan tubuh .
·
Nagari
Barulak, keamatan Tanjuang Baru
Barulak
merupakan salah satu nagari yang termasuk dalam wilayah kecamatan Tanjung Baru,
Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia.
Nagari ini posisinya terletak di ujung kabupaten Tanah Datar yang berbatasan
dengan Kabupaten Limah Puluh Kota dan Kabupaten Agam, hanya dibatasi oleh
sungai atau yang dikenal dengan Batang Agam, Nagari Barulak lebih dekat ke kota
Payakumbuh
yang berjarak kira-kira 10 km dibandingkan ke kota Batusangkar,
ibu kota dari kabupaten Tanah Datar yang berjarak kira-kira 25 km.
Kalau
mendengar nama Barulak orang akan langsung teringat dengan kecelakaan lalu
lintas, kaki atau tangan yang patah-patah. Ya, di sanalah tukang urut terkenal
yang banyak didatangi orang dari berbagai daerah, selain itu Barulak juga
identik dengan icon lain yang mulai berkembang beberapa tahun belakangan adalah
sangkar burung. Usaha jenis industri rumah tangga itu, mampu memberi prospek
kehidupan yang lebih baik. Selain pemasarannya masih sangat luas, harganya pun
cukup menjanjikan.
Barulak
mempunyai kondisi daerah yang berhawa sejuk, tanah yang subur sehingga
mayoritas mata pencaharian Masyarakat Barulak adalah 75 % bergerak
dibidang pertanian dan sisanya dibidang Perikanan, Perdagangan, Pengrajin dan
PNS.
Secara
geografis Nagari Barulak sangat potensial untuk dikembangkan sebagai daerah
Pertanian dan Perkebunan, disebabkan begitu luasnya Areal Persawahan yang ada
begitu juga areal Perkebunan. Untuk bidang peternakan, masyarakatnya banyak
yang beternak ayam kampung, Kambing, sapi dan kerbau.
Ø
Jorong
Aua
Dan
di kampung inilah saya dilahirkan, villa yang sangat saya cintai, saya banggakan,
karena begitu banyak potensi-potensi yang luar biasa ada disana.
Tempat
pendidikan disana itu mulai dari TK (Taman Kanak-Kanak), SD (Sekolah Dasar) dan
TPA/TPSA (Taman Pendidikan Al-qur’an).
Satu
hal paling saya ingat yaitu ada seorang pemuda yang sekolah keluar negeri di
Mesir di Universitas Al-azhar Qairo, setelah menamatkan sarjana ia kembali
pulang betemu keluarga tercinta, setelah beberapa hari dirumah ia pergi ke
surau-surau untuk bisa sharing ke orang-orang di villa saya tentang ilmu dan
pengalamannnya selama kuliah, waktu itulah kampung saya terasa mendapat hidayah
dari Allah karena terasa begitu damai, indah, dan saling rukun.
Dan
ini yang paling istimewa dari kampung saya, mampu ia dan masyarakat disana
mendatangkan Bapak Irwan Prayitno yaitu Bapak Gubernur Sumatera Barat ke villa
saya, dan itu belum pernah dilakukan oleh kampung-kampung lain di nagari
Barulak. “waaw istimewa ngk tuuh guys”. Dan pada saat itu jugalah bantuan
selalu mengalir ke daerah kami. Itu semua berkat kerjasama orang-orang di villa
saya, oh ya villa saya itu terkenal dengan kekompakan yang luar biasa.
Juga
ia mempunyai pemandangan alam yang indah, kampung saya itu dikelilingi bukit-bukit
yang indah, ada satu bukit yang sering dikunjungi orang tepatnya dibelakang
rumah saya itu yaitu “Bukit Batu” bisa melihat kota dan daerah sekelilingnya.

Disanalah
saya kagum dan bangga sama kampung tercinta saya.
Amazing
ngk tuhhh guys!!
Pokoknya
kalau ke Batusangkar, jangan lupa mampir ke villa/ kampung saya yaaaah :D
Bye bye