Sabtu, 07 Maret 2015

Eksplorasi daerah istimewa Aua barulak Tanjung Baru Tanah Datar



Ok assalamualaikum guys!!

Disini saya mau sharing kepada teman sekalian, tapi ngk seru kalau kita blum kenalan..

Perkenalkan nama saya Raudatul Fitri, biasa dipanggil Un, umur skrang mau masuk 20 tahun, ngk kerasa padahal baru kemaren lahirnya,, hehe

Sebelumnya un minta maaf atas blog  ini, yang banyak kekurangan, but yang penting isinya bermanfaat dan seru. Iya ngk?!!

oh ya un tinggalnya di jorong Aua, nagari Barulak, kec. Tanjuang Baru, kab. Tanah Datar. Teman pada tau ngk tempat nya?! Aduuhh!! Kalau ngk tau kebangetaann dahh, hehe tapi un sangat bangga tinggal disana, and sahabat tenang aja nanti bakalan un kasih tau deh semuanya, tunggu di segmen selanjutnya..

dan sekarang un kuliah di Politeknik Negeri Padang “eew gini-gini PNP punya lhoo” hehe un ambil jurusan Administrasi Niaga spesifiknya Administrasi Bisnis dan alhamdulillah sekarang udah semester 4, dulunya sih un kurang tau dengan jurusan iitu, but now un sangat bangga berada di program studi ini karna ini kesukaan un bangetttt kalau dibandingin sama jurusan lain, hehe

dan disini juga un mendapatkan mata kuliah kewirausahaan, dan dosen un juga nyuruh buat tugas itu di blog ini, awalnya semua pada histeria, kenapa buat tugas harus di blog sihh?!! Bikin ribet aja,, but un biasa-biasa aja tuh karna un tau diri, agak kurang sosmed- sosmed ginian, jadi un ambil positifnya aja semoga, bisalah menambah wawasan dan ilmu disini. I say thanks to Mis Yudhitia karna udah ngasih challange pada kita. selain belajar aksis kita juga bisa menjadi famous disni dan juga mendapatkan ilmu yang banyak dan pengalaman-pengalaman seru dan bisa juga dijadikan awal untuk bisa berbisnis disini.

ok panjang kali lebar kali yaak un introduce, naah bagi yang ingin komentar jika mau dan ingin like jika senang juga yang ingin share jika mendapat hidayah atas tulissan ini hehe, silahkan selama itu dalam hal wajar dan respon dengan senang hati....

baiklah, akhir kata,  sekali lagi  un minta maaf atas kekurangannya dan harap dimaklumi yaaahh.

Wassallamualaikum guys!!!

 

tanpa basa-basi lagi langsung aja kita masuk ke topik utama:


Eksplorasi daerah jorong AUA nagari Barulak Kec. Tanjuang Baru kab. Tanah Datar


Baiklah sebelum un kasih tau tentang daerah istimewa un, un akan memperkenalkan kepada sahabat-sahabat sekalian tentang kabupaten un yaitu, “Tanah Datar” :


  • ·        Lambang Daerah Tanah Datar


  1. Balai Adat, melambangkan tempat mufakat, tempat melahirkan filsafah alam pikiran khas masyarakat Tanah Datar yang terkenal dengan sistem Demokrasi menurut ALUR DAN PATUT sebagai Lambang Konsekuen melaksanakan Demokrasi.

  1. Atap Balai Adat yang Melingkung Bagai Tanduk Kerbau dan Meruncing/Menjulang ke Atas, merupakan gaya seni bangunan khas Tanah Datar yang melambangkan sifat masyarakatnya yang dinamis, bekerja/berbuat dan bercita-cita luhur untuk kebahagiaan bersama.

  1. Masjid Bertingkat yang Bergobah Bergonjong Lurus ke Atas, melambangkan agama mayoritas masyarakat Tanah Datar dalam bentuk spiritual yang suci berbudi luhur.

  1. Lima Gonjong Balai Adat dan Sebuah Puncak Masjid yang Menjulang Tinggi ke angkasa, melambangkan keseluruhan sejarah Tanah Datar dari zaman ke zaman yang bersemboyankan "Adat Bersandi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah".

  1. Padi dan Kapas, melambangkan cita-cita masyarakat menuju kehidupan adil makmur yang diridhai Tuhan.

  1. Keris Pusaka, melambangkan kesatuan tekad jiwa patriot masyarakat Tanah Datar yang mencintai kerukunan/kedamaian dan senantiasa memelihara harga dirinya.

Kabupaten Tanah Datar merupakan salah satu kabupaten yang berada dalam Provinsi Sumatera Barat, Indonesia, dengan ibu kota Batusangkar 0°27′12″LU 100°35′38″BT. Kabupaten ini merupakan kabupaten terkecil kedua untuk luas wilayahnya di Sumatera Barat, yaitu 133.600 Ha (1.336 km2). Jumlah penduduk di kabupaten ini berdasarkan sensus pada tahun 2006 adalah 345.383 jiwa yang mendiami 14 kecamatan, 75 nagari, dan 395 jorong. Kabupaten Tanah Datar merupakan daerah agraris, lebih 70% penduduknya bekerja pada sektor pertanian, baik pertanian tanaman pangan, perkebunan, perikanan, maupun peternakan.

Kabupaten Tanah Datar merupakan Tujuh Kabupaten Terbaik di Indonesia dari 400 kabupaten yang ada. Penghargaan ini diberikan pada tahun 2003 oleh Lembaga International Partnership dan Kedutaan Inggris. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menobatkan Kabupaten Tanah Datar sebagai satu dari empat daerah paling berprestasi dan berhasil melaksanakan otonomi daerah[2].

Luhak Nan Tuo, nama lain dari Kabupaten Tanah Datar, saat ini di Kabupaten Tanah Datar masih banyak terdapat peninggalan sejarah seperti prasasti atau batu bersurat terutama peninggalan zaman Adityawarman.

  • Aneka kuliner Tanah Datar Batusangkar

·         Kabupaten Tanah Datar dengan ibukotanya Batusangkar merupakan salah satu dari 19 Kab/Kota di Provinsi Sumatera Barat. Selain memiliki objek wisata, Kabupaten Tanah Datar  juga memiliki wisata kuliner yang enak untuk menggoyang lidah. Penasaran dengan Wisata Kuliner  yang ada di Kabupaten ini?? Marilah beramai-ramai kita liat hidangan nya....


1. Pangek Ikan Lapuak.


Makanan khas Kab.Tanah Datar yang menjadi icon Kecamatan Tanjung Baru, bahan dasarnya dari ikan tawar dicampur dengan rempah-rempah, dimasak dalam periuk tanah ( belango ) selam satu hari satu malam. Rasanya sangat enak dan tulang ikannya sangat empuk.


Nah ini dia makanan khas dari nagari saya “Barulak” yaitu “Pangek Lapuak” letaknya di Barulak dengan nama daerah kecilnya “Patai” wah disana pengunjungnya rame kali guys, soalnya letaknya strategis ditepi jalan raya Barulak-Batusangkar bukanya dari jam 11 pagi sampai jam 6 sore, disana tuh emang dinantikan semua orang, makanya kalau ingin beli cepat datang ya nanti kalau telat takutnya ikan pangek lapuak nya habis, jadi ngk kedapatan dehhh,, uuu kasihaaaan tapi jangan khawatir besok aja datang lagi dia buka setiap hari kok, jadi lebih banyak deh ksempatan untuk datang kesana menikmati ikan pangek lapuak dan berbagai aneka makanan lainnya.

            Nah ini yang sering ditanyakan orang-orang, kenapa rumah makan ikan pangek lapuak selalu dinantikan dan rame dikunjungi???!! Haaaa apa ayoo??

Katanya waktu pertama kali rumah makan itu didirikan pernah Bapak Soekarno kesana alias Presiden no 1 kita. Haaaa kaget kan, sama ay juga!! Hehe itu sih kata orang-orang disana.

Sekarang saya mau berbagi nih cara memasak ikan pangek lapuak ala Nagari Barulak;

Masakan ini mempunyai citra rasa yang sangat khas, berbeda dengan pangek / gulai ikan daerah lain nya di ranah minang. Pangek Lapuak ini di lengkapi denga daun kasambi, dan daun asam inilah yang membuat citra rasa nya spesial. disamping keunikanya yaitu tulang ikan nya lapuk (rapuh) seperti tulang ikan kaleng / sarden.

Cara memasak pagek lapuak juga berbeda dengan gulai / pangek ikan lainya. disini ikan disusun rapi dalam belanga (periuk Tanah) dan dialas dengan daun asam kasambi, tiap tingkatan lapisan ikan di batasi oleh daun kasambi, lalu di siram dengan santan berbumbu, (bumbu dasar seperti gulai ikan umumnya) lalu di tutup dan di masak dengan api sedang, kuah atau pangek ini tidak boleh di aduk / di kacau. setelah mendidih pangek tetap di dalam perapian bara kayu.....
setelah kuahnya mulai mengering / sedikit, siap untuk di sajikan.. hmmmm...uueennaakkk...!!!!

Ayo datangi rame-rame rumah makan ikan pangek lapuak nagari Barulak ya guys, dijamin ketagihan dan mau coba lagi dehhhh..

Nanti kalau pergi ke kampung un, un ajak tuh kesana, pasti mau tinggal ditempat un deh untuk bisa menikmati enaknya pengek ikan lapuak barulak. hehe


2. Lamang Tapai 

             

Lamang adalah makanan khas Kab.Tanah Datar yang terbuat dari ketan putih yang dimasak dalam wadah sebuah tabung bambu , lamang biasanya disajikan dengan Tapai yang terbuat dari ketan hitam.


 


3. Randang Baluik

 

Randang Baluik ( rendang belut ) adalah makanan yang terbuat dari belut yang telah dicampur-rempah, yang pembuatannnya sama dengan rendang daging. Randang Baluik hanya ada di Kecamatan Sungai Tarab, Tanajung Emas, dan Lima Kaum.





4. Daun Kawa

 

Minuman spesifik nenek moyang Minangkabau yang bermukim didaerah pegunungan. Dibuat dari daun kopi yang dikeringkan, lalu direbus.Disamping rasanya enak juga berkhasiat untuk menghangatkan tubuh .


·         Nagari Barulak, keamatan Tanjuang Baru

Barulak merupakan salah satu nagari yang termasuk dalam wilayah kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Nagari ini posisinya terletak di ujung kabupaten Tanah Datar yang berbatasan dengan Kabupaten Limah Puluh Kota dan Kabupaten Agam, hanya dibatasi oleh sungai atau yang dikenal dengan Batang Agam, Nagari Barulak lebih dekat ke kota Payakumbuh yang berjarak kira-kira 10 km dibandingkan ke kota Batusangkar, ibu kota dari kabupaten Tanah Datar yang berjarak kira-kira 25 km.


Kalau mendengar nama Barulak orang akan langsung teringat dengan kecelakaan lalu lintas, kaki atau tangan yang patah-patah. Ya, di sanalah tukang urut terkenal yang banyak didatangi orang dari berbagai daerah, selain itu Barulak juga identik dengan icon lain yang mulai berkembang beberapa tahun belakangan adalah sangkar burung. Usaha jenis industri rumah tangga itu, mampu memberi prospek kehidupan yang lebih baik. Selain pemasarannya masih sangat luas, harganya pun cukup menjanjikan.

Barulak mempunyai kondisi daerah yang berhawa sejuk, tanah yang subur sehingga mayoritas mata pencaharian Masyarakat Barulak adalah 75 % bergerak dibidang pertanian dan sisanya dibidang Perikanan, Perdagangan, Pengrajin dan PNS.

Kenagarian Barulak dengan jumlah penduduk 1.146 jiwa terdiri dari 5 jorong Jorong Dalam Nagari, Jorong Aua, Jorong Koto Nan Tuo, Jorong Kapuak Koto Panjang Ponco dan Jorong Lompatan Datar yang di pimpin oleh Wali Nagari H.SY.DT.Mangun Sati.

Secara geografis Nagari Barulak sangat potensial untuk dikembangkan sebagai daerah Pertanian dan Perkebunan, disebabkan begitu luasnya Areal Persawahan yang ada begitu juga areal Perkebunan. Untuk bidang peternakan, masyarakatnya banyak yang beternak ayam kampung, Kambing, sapi dan kerbau.


Ø  Jorong Aua

Dan di kampung inilah saya dilahirkan, villa yang sangat saya cintai, saya banggakan, karena begitu banyak potensi-potensi yang luar biasa ada disana.

Tempat pendidikan disana itu mulai dari TK (Taman Kanak-Kanak), SD (Sekolah Dasar) dan TPA/TPSA (Taman Pendidikan Al-qur’an).

Satu hal paling saya ingat yaitu ada seorang pemuda yang sekolah keluar negeri di Mesir di Universitas Al-azhar Qairo, setelah menamatkan sarjana ia kembali pulang betemu keluarga tercinta, setelah beberapa hari dirumah ia pergi ke surau-surau untuk bisa sharing ke orang-orang di villa saya tentang ilmu dan pengalamannnya selama kuliah, waktu itulah kampung saya terasa mendapat hidayah dari Allah karena terasa begitu damai, indah, dan saling rukun.

Dan ini yang paling istimewa dari kampung saya, mampu ia dan masyarakat disana mendatangkan Bapak Irwan Prayitno yaitu Bapak Gubernur Sumatera Barat ke villa saya, dan itu belum pernah dilakukan oleh kampung-kampung lain di nagari Barulak. “waaw istimewa ngk tuuh guys”. Dan pada saat itu jugalah bantuan selalu mengalir ke daerah kami. Itu semua berkat kerjasama orang-orang di villa saya, oh ya villa saya itu terkenal dengan kekompakan yang luar biasa.

Juga ia mempunyai pemandangan alam yang indah, kampung saya itu dikelilingi bukit-bukit yang indah, ada satu bukit yang sering dikunjungi orang tepatnya dibelakang rumah saya itu yaitu “Bukit Batu” bisa melihat kota dan daerah sekelilingnya.


Disanalah saya kagum dan bangga sama kampung tercinta saya.

Amazing ngk tuhhh guys!!

Pokoknya kalau ke Batusangkar, jangan lupa mampir ke villa/ kampung saya yaaaah  :D

Bye bye